Sabtu, 5 September 2026

Prabowo Absen di Zikir Kebangsaan Monas, Menag Buka Suara

Presiden Prabowo Subianto terpaksa absen dari acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di Monas, Jakarta Pusat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa ketidakhadiran Presiden disebabkan oleh adanya agenda tugas kenegaraan yang mendesak dan tidak dapat ditinggalkan.

Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak hadir dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Kepala Negara sebenarnya berniat hadir secara langsung di tengah jemaah.

Menurut Nasaruddin, kendala jadwal kenegaraan yang sangat krusial membuat mantan Danjen Kopassus tersebut harus membagi prioritas. Kendati demikian, Presiden tetap menginstruksikan agar seluruh rangkaian acara syiar dan doa bersama berjalan dengan lancar.

"Sebelum saya melanjutkan, izinkan saya menyampaikan salam hangat dan hormat dari Bapak Presiden RI. Yang sesungguhnya beliau sangat berkeinginan untuk hadir bersama-sama kita pada malam ini," tutur Nasaruddin Umar di Monas.

Menag menegaskan bahwa absennya Prabowo tidak mengurangi kekhidmatan acara. "Tetapi Insyaallah mudah-mudahan tanpa mengurangi, karena beliau ada juga tugas kenegaraan yang sangat penting dan beliau menyampaikan salam kepada kita semuanya," tambahnya.

Area sisi selatan Monas nampak dipadati oleh lautan warga dari pelbagai latar belakang keagamaan sejak sore hari. Banyak jemaah mengenakan busana serba putih yang dipadukan dengan udeng serta selendang khas umat Hindu Bali saat mengikuti doa lintas agama tersebut.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.