Krisis Air Bersih Landa Nusa Penida, Ratusan Keluarga Terpaksa Beli Air
Ratusan kepala keluarga di wilayah kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, harus menghadapi kesulitan besar dalam mendapatkan pasokan air bersih akibat musim kemarau. Krisis ini melanda seluruh dusun di Desa Pejukutan.
Berdasarkan data pemerintah setempat, setidaknya ada 919 keluarga yang terdampak langsung dan harus berjuang mencari sumber air alternatif untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.
Karena pasokan air sumur warga telah mengering sepenuhnya, mereka terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air bersih dari pedagang keliling swasta.
"Ada lima dusun. Warga di semua dusun kekurangan air bersih, sehingga kami di desa meminta bantuan ke pemerintah," ujar Pelaksana Tugas Kepala Desa Pejukutan, I Made Arsana Atmaja, saat memberikan keterangan.
Warga harus merogoh kocek sebesar Rp 150.000 untuk setiap pembelian satu tangki air berkapasitas 1.100 liter. Pasokan air berbayar tersebut umumnya hanya mampu bertahan untuk kebutuhan selama lima hari saja.
"Untuk ukuran 1.100 liter dengan harga Rp 150.000, biasanya untuk lima hari," jelas Arsana menggambarkan beratnya pengeluaran harian warga.
Kondisi pelik ini sebenarnya merupakan siklus tahunan yang rutin berulang setiap kali musim kemarau tiba di kawasan tersebut. Krisis biasanya mulai dirasakan sejak bulan Juni dan baru akan berakhir menjelang akhir tahun.
Hingga awal September 2026, volume bantuan air bersih dari pemerintah daerah terus disalurkan ke titik-titik permukiman warga untuk menekan beban pengeluaran masyarakat yang tidak memiliki akses sumur bor.
Artikel Lainnya
Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai mengkalkulasi kebutuhan ruang kelas baru sebagai persiapan menanggapi kebijakan peme...
Pura Puseh Desa Adat Batumadeg di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, hangus terbakar pada Kamis (3/9/2026...
Musim kemarau panjang memicu kekeringan ekstrem di berbagai wilayah Provinsi Bali. Sebanyak 529 keluarga di 15 desa yang...
Seorang wisatawan asal Polandia bernama Marcin Dawid ditemukan meninggal dunia di pesisir Pantai Yeh Kuning, Kabupaten J...
Pemerintah Kabupaten Badung menyelenggarakan uji coba Car Free Day perdana di ruas Jalan Teuku Umar Barat, Kerobokan Kel...