BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Oksigen Air Nyaris Nol
Badan Riset dan Inovasi Nasional mengungkap pemicu utama di balik insiden kematian massal ikan yang melanda kawasan perairan Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pada akhir Juli lalu.
Berdasarkan investigasi lapangan yang dilakukan oleh tim peneliti, tingkat konsentrasi oksigen terlarut pada lapisan permukaan air danau terpantau merosot tajam hingga menyentuh angka nol miligram per liter.
Selain krisis oksigen, petugas di lokasi juga mendeteksi aroma pekat hidrogen sulfida yang menandakan naiknya massa air dari dasar perairan terdalam ke permukaan.
Peristiwa ini disinyalir kuat berkaitan erat dengan siklus alami lake mixing, yakni mekanisme pergerakan saat lapisan bawah dan atas danau saling bercampur.
Sulung Nomosatryo selaku peneliti biogeokimia dari Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN menyatakan bahwa air dari dasar danau lazimnya minim oksigen serta mengendapkan senyawa sulfida dalam jangka panjang.
"Keberadaan bau H₂S menunjukkan bahwa air dari lapisan bawah kemungkinan telah terangkat ke permukaan. Namun, kita tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa sulfida merupakan penyebab tunggal kematian ikan," terang Sulung.
Sementara itu, Arianto Budi Santoso selaku peneliti hidrodinamika danau BRIN menambahkan bahwa struktur geologis Danau Batur sebagai danau vulkanik di dekat Gunung Batur secara alamiah memiliki suplai sulfur yang tinggi.
Berdasarkan dokumentasi riset pada jurnal ilmiah internasional Inland Waters, Danau Batur dikategorikan sebagai badan air polimiktik yang siklus percampuran massanya biasa berlangsung beberapa kali dalam setahun, meliputi periode Februari, Juni sampai Agustus, serta pengujung Desember.
Artikel Lainnya
Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai mengkalkulasi kebutuhan ruang kelas baru sebagai persiapan menanggapi kebijakan peme...
Pura Puseh Desa Adat Batumadeg di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, hangus terbakar pada Kamis (3/9/2026...
Musim kemarau panjang memicu kekeringan ekstrem di berbagai wilayah Provinsi Bali. Sebanyak 529 keluarga di 15 desa yang...
Musim kemarau panjang kembali memukul warga Desa Pejukutan di Nusa Penida, Klungkung, Bali. Sebanyak 919 keluarga di lim...
Seorang wisatawan asal Polandia bernama Marcin Dawid ditemukan meninggal dunia di pesisir Pantai Yeh Kuning, Kabupaten J...