Indonesia Ajak ASEAN-Rusia Garap Sektor Strategis, Dorong Hasil Nyata
Pemerintah Indonesia mendorong kemitraan strategis antara ASEAN dan Rusia agar mampu menghasilkan solusi konkret bagi masyarakat kawasan di tengah dinamika ketidakpastian global. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa stabilitas negara kini sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam menghadapi guncangan geopolitik hingga krisis kesehatan.
Pesan penting tersebut disampaikan Menlu Sugiono saat menghadiri forum ASEAN-Russia Post Ministerial Conference. Dalam kesempatan itu, Indonesia menggarisbawahi perlunya penguatan ketahanan masyarakat (community resilience) sebagai pondasi utama diplomasi masa kini.
"Kemitraan internasional tidak boleh berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi harus membawa manfaat nyata bagi ketahanan energi dan pangan," ujar Menlu Sugiono dalam keterangannya.
Pada sektor energi, Indonesia mendorong percepatan implementasi ASEAN-Russia Energy Cooperation Work Plan 2026–2030 demi mendukung transisi energi bersih. Sementara di bidang pangan, posisi Rusia sebagai pemasok gandum dan pupuk dunia dinilai krusial untuk menjaga pasokan serta modernisasi teknologi pertanian kawasan.
Sektor kesehatan juga menjadi fokus utama melalui usulan peningkatan kapasitas tenaga medis dan kesiapsiagaan menghadapi potensi pandemi masa depan. Pengalaman penanganan COVID-19 membuktikan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi instrumen mutlak dalam memperkuat ketahanan nasional.
Artikel Lainnya
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali sukses mengantongi pelindungan hak cipta untuk dua karya inovasi kearsipan mereka....
Wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang menimbulkan korban j...
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja memeriksa seorang warga negara Belarusia bernama Siarhei Melnikau setelah aksinya...
Mantan Direktur Bank NTT Izhak Eduard Rihi resmi melaporkan pengacara Bildad Torino M Thonak ke Polda NTT atas dugaan pe...
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar segera melayangkan panggilan kedua bagi warga negara asing asal Amerika Serikat ber...