BEI Resmi Luncurkan Saham Berbasis Hijau, Dorong Ekonomi Berkelanjutan, 2026
Bursa Efek Indonesia secara resmi menghadirkan skema Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation pada 28 Agustus 2026. Kebijakan anyar ini mempertegas peran strategis pasar modal tanah air dalam membangun fondasi ekosistem keuangan yang berwawasan lingkungan.
Dalam penerapannya, otoritas bursa membagi klasifikasi ke dalam dua kategori utama, yakni "hijau" dan "transisi". Penilaian ini didasarkan pada kinerja finansial serta kontribusi faktual perusahaan tercatat dalam menjalankan operasional bisnis yang rendah karbon.
Peluncuran instrumen baru tersebut diharapkan mampu mendongkrak akselerasi ekonomi hijau secara masif di Indonesia. Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan sektor keuangan terhadap target dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution.
"Inisiatif ini dirancang untuk mempercepat transisi energi dan memperkuat posisi tawar pasar modal Indonesia di kancah global," ujar pengamat pasar modal terkait kebijakan tersebut.
Dokumen kebijakan nasional sendiri telah mematok target ambisius berupa penurunan emisi karbon sebesar 31,89 persen secara mandiri dan 43,2 persen lewat dukungan internasional pada tahun 2030.
Kendati demikian, implementasi skema yang bersifat sukarela ini masih dihadapkan pada sejumlah tantangan klasik di tingkat korporasi. Salah satu hambatan utama bagi emiten adalah kebutuhan biaya investasi yang cukup besar untuk merombak model bisnis menjadi ramah lingkungan.
Pemerintah bersama otoritas bursa terus memantau efektivitas program ini guna mengejar target Net Zero Emission yang dicanangkan tercapai pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat.
Artikel Lainnya
Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp 114,12 miliar untuk bidang perhubungan pada tahun 2027....
Pemerintah pusat menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal guna mendongkrak p...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan tipis sebesar 36 poin atau 0,21 persen pada p...
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mendorong komoditas bunga kasna asal Temukus, Karangasem, untuk n...
Presiden Prabowo Subianto resmi memulai megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak...