Sabtu, 5 September 2026

Jelang HUT ke-81 RI, Pedagang Bendera Musiman di Karangasem Ngaku Omzet Masih Sepi

Para pedagang bendera Merah Putih musiman mulai memadati area perkotaan Kabupaten Karangasem menjelang peringatan HUT ke-81 RI. Namun, sebagian dari mereka mengaku tingkat penjualan saat ini masih tergolong sangat sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jajaran pedagang bendera musiman mulai menjamur di kawasan perkotaan Kabupaten Karangasem, Bali, jelang peringatan HUT ke-81 RI. Meski menjajakan beragam atribut Merah Putih di tepi jalan utama, penjualan dirasakan masih belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Salah satu pedagang di Jalan Diponegoro, Amas Alek, mengaku hasil penjualannya masih jauh dari harapan sejak mulai menggelar lapak. Pria yang merantau dari Bandung tersebut hanya mengantongi pendapatan yang terbilang minim dalam kurun waktu tiga hari pertama.

"Saya jualan sejak tiga hari yang lalu, paling banyak dapat Rp 200 ribu sehari," kata Alek saat ditemui detikBali di lokasi jualannya, Minggu (2/8/2026).

Profesi keseharian Alek sebenarnya adalah seorang penjahit di daerah asalnya. Menyambut momentum kemerdekaan, ia memilih pergi ke Bali bersama enam rekannya di bawah naungan penyedia kain bendera untuk mengadu nasib di Karangasem.

Menggelar dagangannya sejak pukul 07.00 hingga 18.00 Wita, harga per lembar barang dagangannya dibanderol bervariasi mulai Rp 5 ribu hingga Rp 300 ribu. Adapun atribut berukuran sedang seharga Rp 60 ribu menjadi produk yang paling diburu masyarakat.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.