KPAD Bali Ungkap Tantangan Berat, Faktor Ekonomi Jadi Batu Stambatan Hak Sekolah Anak
Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali mengungkapkan bahwa hak pendidikan anak di Pulau Dewata masih menghadapi berbagai kendala serius yang bersumber dari masalah ekonomi, keterbatasan akses, hingga tekanan lingkungan sosial.
Komisioner KPAD Bali, Lilik Ismurtomo Santoso, menjelaskan bahwa banyak anak terpaksa berhenti mengenyam pendidikan karena harus bekerja membantu perekonomian keluarga atau terkendala jarak geografis menuju fasilitas sekolah.
"Anak membutuhkan pendampingan orang dewasa agar memahami bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan mereka," ujar Lilik dalam keterangannya di Denpasar.
Selain masalah finansial, faktor kesehatan mental dan perundungan juga turut memicu keengganan anak untuk melanjutkan sekolah, yang menuntut peran aktif orang tua dan masyarakat sebagai benteng pengawasan pertama.
Menanggapi persoalan tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, Putu Diah Pradnya Maharani, menyatakan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah berkomitmen memperluas akses pendidikan hingga ke wilayah terpencil.
Legislator yang akrab disapa Gek Diah itu menambahkan bahwa optimalisasi anggaran kini diarahkan pada pembangunan infrastruktur ruang kelas baru, perluasan program beasiswa, serta pengembangan alternatif pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Bali, alokasi anggaran sektor pendidikan tahun ini difokuskan pada penanganan anak tidak sekolah di sembilan kabupaten/kota.
Artikel Lainnya
Pemenuhan hak pendidikan anak di Provinsi Bali masih dihadapkan pada tantangan berat dengan jumlah anak putus sekolah ya...
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengantisipasi lonjakan penonton MotoGP Mandalika 2026 dengan mendorong maskapai...
Republik Arab Mesir merupakan negara transbenua yang membentang dari timur laut Afrika hingga Semenanjung Sinai di Asia ...
Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sambutan meriah dari para pejabat KBRI New Delhi, diaspora, serta mahasiswa Indone...
Ketergantungan ekonomi kerap menjadi pemicu utama perempuan terjebak dalam ketimpangan relasi kuasa di ranah domestik. K...