Muhammad Qodari Sebut Pemerintah Wajib Dominasi Informasi Publik, Hindari Ruang Kosong Narasi
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menyatakan bahwa negara harus hadir mengisi ruang informasi publik dengan data valid. Pernyataan tersebut disampaikannya saat peluncuran buku di Antara Heritage Center, Jakarta, pada Jumat (11/9/2026).
Menurut Qodari, ruang informasi tidak pernah dibiarkan kosong oleh keadaan. Jika pihak pemerintah gagal menyajikan fakta, maka celah tersebut otomatis dimanfaatkan oleh pihak lain untuk menyebarkan versi narasi mereka sendiri.
"Ruang informasi tidak pernah kosong. Ketika negara tidak menjelaskan, tidak tampil dengan data, maka akan selalu ada pihak lain yang akan menjelaskan versi mereka," ujar Qodari di hadapan para tamu undangan.
Perubahan lanskap media sosial dan platform video membuat masyarakat kini menyerap informasi dari berbagai saluran yang sangat beragam. Kondisi ini menuntut pemerintah agar mengubah pola pendekatan komunikasi agar kebijakan strategis dapat diterima dengan baik oleh publik.
Dalam kesempatan yang sama, Qodari turut membedah buku bertajuk "Juru Bicara: Perspektif Manajemen Komunikasi Politik di Era Disrupsi". Buku karya Benny Siga Butar Butar dan Marlinda Irwanti Poernomo itu dinilai sangat sejalan dengan tugas pokok Bakom dalam mengorkestrasi program kebijakan negara.
Acara peluncuran buku tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai latar belakang profesi dan akademisi. Buku itu sendiri memuat panduan komprehensif mengenai tata kelola kehumasan dan strategi penyampaian informasi resmi di era digital.
Artikel Lainnya
Jenazah Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan ASN Dinas Pertanian Jayawijaya yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Berse...
Pemenuhan hak pendidikan anak di Provinsi Bali masih dihadapkan pada tantangan berat dengan jumlah anak putus sekolah ya...
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengantisipasi lonjakan penonton MotoGP Mandalika 2026 dengan mendorong maskapai...
Republik Arab Mesir merupakan negara transbenua yang membentang dari timur laut Afrika hingga Semenanjung Sinai di Asia ...
Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sambutan meriah dari para pejabat KBRI New Delhi, diaspora, serta mahasiswa Indone...