Minggu, 13 September 2026

Hobi Berburu Berujung Maut, Warga Bangli Tewas Tertembak Senapan Sendiri

Aktivitas berburu luwak di kawasan Tembuku, Kabupaten Bangli, berbuah petaka setelah seorang warga berinisial IKP tewas akibat luka tembak di kepala. Korban diduga mengalami kecelakaan mandiri menggunakan senapan angin yang dibawanya sendiri.

Nasib tragis menimpa I Ketut Puja Antara (41), seorang warga Dusun Bangkiangsidem, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli. Korban mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan luka parah di bagian kepala akibat insiden saat berburu.

Peristiwa nahas itu bermula ketika korban bersama lima rekannya pergi mencari luwak di kawasan jurang Banjar Sidaparna pada malam hari. Di tengah aktivitas tersebut, rombongan terbagi menjadi dua kelompok sebelum akhirnya mendengar suara letusan mencurigakan.

Rekan korban yang mendatangi sumber suara terkejut mendapati IKP sudah tergeletak tidak sadarkan diri di atas tanah. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit lokal sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.

Setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa hari, bapak dua anak tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (4/9) sore. "Meninggalnya dalam perawatan di RS Sanglah," ujar Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi.

Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan mendalam menyatakan tidak ada indikasi keterlibatan rekan korban dalam insiden penembakan tersebut. Berdasarkan olah TKP, kasus ini sementara disimpulkan sebagai kecelakaan murni atau out of control.

"Ada dugaan korban jatuh terperosok ke jurang, lalu tidak sengaja senapannya melepaskan tembakan, namun itu masih perlu didalami," pungkasnya sambil memastikan seluruh barang bukti senapan angin telah diamankan.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.