ASEAN dan Tiongkok Intensifkan Negosiasi CoC LCS, Ditargetkan Tuntas 2026
ASEAN dan Tiongkok sepakat mempercepat penyelesaian negosiasi Kode Etik atau Code of Conduct (CoC) di Laut Cina Selatan yang telah bergulir lebih dari dua dekade. Percepatan ini ditargetkan tuntas pada 2026 di bawah kepemimpinan Filipina sebagai Ketua ASEAN.
Langkah krusial ini diwujudkan melalui komitmen kedua belah pihak untuk menambah frekuensi pertemuan диплоmatik. Upaya intensif tersebut diharapkan mampu menuntaskan poin-poin krusial yang selama ini mengganjal proses perundingan stabilitas kawasan.
"Keseriusan ini diwujudkan dengan mengintensifkan frekuensi pertemuan guna mempercepat penyelesaian negosiasi CoC LCS," ungkap sumber diplomatik terkait dinamika perundingan tersebut.
Filipina selaku pemegang Keketuaan ASEAN 2026 menilai dinamika geopolitik global, termasuk gejolak keamanan yang terjadi di Selat Hormuz, menjadi salah satu faktor pendorong utama untuk menyegerakan hadirnya payung hukum yang mengikat di kawasan.
Kendati eskalasi global meningkat, proses perundingan dipastikan tetap berfokus pada negara-negara yang bersengketa tanpa melibatkan campur tangan pihak luar. CoC dirancang murni sebagai mekanisme internal antara ASEAN dan Tiongkok untuk menjaga perdamaian Laut Cina Selatan.
Artikel Lainnya
Warga dihebohkan dengan penemuan sesosok pria tanpa nyawa di sebuah kamar penginapan kawasan Kupang Tengah, Kabupaten Ku...
Seorang wanita berstatus janda berinisial SR ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Desa Bolo, Kabupaten Bima, Nusa ...
I Kadek Bayu Swastika, pemuda asal Benoa, Bali, berhasil mengukir prestasi mengagumkan dengan menjadi salah satu dari 10...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melontarkan gertakan akan menerjunkan unit pasukan khusus jika dirinya ditangk...
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mencapai 81,5 pers...