Sabtu, 5 September 2026

Survei IDM Rilis Kepuasan Publik Prabowo-Gibran Tembus 81,5 Persen, Hukum Jadi Sorotan

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mencapai 81,5 persen pada semester I 2026 berdasarkan riset Indonesia Development Monitoring (IDM). Penegakan hukum dan efektivitas program prioritas menjadi pendorong utama persepsi positif publik.

Lembaga riset Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei terbaru yang mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menembus angka 81,5 persen pada semester I 2026.

Sektor penegakan hukum mengantongi apresiasi tertinggi dengan 86,7 persen responden menyatakan puas, khususnya terkait langkah tegas pengawasan dugaan korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga penyaluran bantuan sosial.

"Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat," kata Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman.

Di sektor perekonomian, sebanyak 65,3 persen publik menilai pemerintah berhasil menjaga stabilitas nasional, walau 27,2 persen responden menganggap kondisi ekonomi masih tergolong buruk dan 61,4 persen menilai performanya relatif biasa saja.

Riset ini melibatkan 1.640 responden di seluruh Indonesia sepanjang 11-20 Juli 2026 lewat metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka, dengan margin of error ± 2,37 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.