Ogoh-ogoh di Bali Terus Berkembang, Antara Tradisi dan Inovasi Modern
Karya seni ogoh-ogoh di Bali kini mengalami transformasi dinamis mulai dari aspek visual, material, hingga pemanfaatan teknologi modern. Perkembangan ekspresi budaya ini menjadi sorotan utama dalam acara Nak Badung Creative Talks Vol. 2 di Pendopo Garden Coffee, Badung.
Kegiatan diskusi tersebut menghadirkan narasumber dari Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung Bidang Seni Budaya, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra. Ia memaparkan bahwa penggunaan ogoh-ogoh secara masif menjelang Hari Raya Nyepi mulai populer sejak dekade 1970-an.
Dari sisi material, pembuatan ogoh-ogoh sempat beralih menggunakan styrofoam namun kini kembali melirik anyaman bambu yang ramah lingkungan. "Sekarang kembali lagi ke ulat-ulatan atau anyaman bambu dan menggunakan bahan-bahan yang memang ramah lingkungan," ujar Rahma Putra.
Selain material, integrasi teknologi seperti lampu LED dan sistem mekanis turut mewarnai penciptaan karya kreatif tersebut. Meski demikian, penggunaan teknologi dinilai harus disesuaikan dengan konsep agar tidak merusak esensi seni.
Kompetisi ogoh-ogoh juga sering kali memicu gengsi antar-kelompok pemuda dengan biaya produksi yang kian meningkat. Menanggapi hal tersebut, karya dengan biaya sederhana tetap memiliki peluang menang apabila didukung oleh konsep serta kualitas gagasan yang matang. Pameran dan lomba ogoh-ogoh di berbagai kabupaten di Bali dijadwalkan berlangsung secara berkala menjelang perayaan Hari Raya Nyepi setiap tahunnya.
Artikel Lainnya
Museum Subak mengenalkan kembali filosofi pertanian tradisional Bali melalui pemutaran film animasi berjudul Tenggala di...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi angin kencang yang melanda seluruh ...
Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama merilis jadwal resmi pelaksanaan ibadah salat wajib harian di wilayah ...
Umat Muslim di wilayah Denpasar dan sekitarnya memerlukan panduan waktu yang akurat untuk menjalankan kewajiban ibadah h...
Informasi mengenai penghasilan perbekel di berbagai kabupaten dan kota di Bali sempat viral di media sosial dengan nomin...