Danau Batur Menyusut Drastis Hingga 50 Persen, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Air di Bali
Kondisi memprihatinkan dari Danau Batur di Kintamani, Kabupaten Bangli, terungkap dalam Seminar Nasional 100 Tahun Rarud Batur yang digelar di kawasan tersebut, Minggu (3/8).
Pakar Lingkungan sekaligus Ketua Forum Danau Nusantara, Prof Ni Luh Kartini, memaparkan bahwa kedalaman danau terbesar di Pulau Dewata itu kini hanya tersisa sekitar 64 hingga 80 meter dari ukuran aslinya yang mencapai 120 meter.
"Berarti hampir 50 persen menurun, apa penyebabnya? Kembali lagi pada permasalahan lingkungan di sekitarnya," ujar Prof Kartini dalam pemaparannya di hadapan para peserta seminar.
Selain volume air yang berkurang drastis, status baku mutu air Danau Batur juga turun ke Kelas 3 akibat tingginya residu pupuk pertanian yang memicu fenomena upwelling serta kematian ikan massal.
Tekanan ekologis semakin diperparah dengan dominasi spesies ikan predator Red Devil yang menguasai 80 persen populasi perairan, sehingga pemerintah didesak untuk menegakkan regulasi secara konsisten demi menyelamatkan jantung air Pulau Bali.
Artikel Lainnya
Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai mengkalkulasi kebutuhan ruang kelas baru sebagai persiapan menanggapi kebijakan peme...
Pura Puseh Desa Adat Batumadeg di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, hangus terbakar pada Kamis (3/9/2026...
Musim kemarau panjang memicu kekeringan ekstrem di berbagai wilayah Provinsi Bali. Sebanyak 529 keluarga di 15 desa yang...
Musim kemarau panjang kembali memukul warga Desa Pejukutan di Nusa Penida, Klungkung, Bali. Sebanyak 919 keluarga di lim...
Seorang wisatawan asal Polandia bernama Marcin Dawid ditemukan meninggal dunia di pesisir Pantai Yeh Kuning, Kabupaten J...