Sabtu, 5 September 2026

Bandara Ngurah Rai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas, Tutup Tujuh U-Turn demi Urai Kemacetan

Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup tujuh titik putar balik dan membuka dua jalur baru mulai Jumat (31/7/2026). Kebijakan ini diambil untuk menekan tingkat kepadatan kendaraan di jalur utama menuju kawasan bandara.

Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mulai memberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas di jalur akses utama dengan menutup total tujuh titik putar balik atau u-turn serta menghadirkan dua jalur baru pada Jumat (31/7/2026).

Langkah penyesuaian ini diambil setelah melalui proses kajian mendalam bersama sejumlah instansi terkait guna mengatasi penumpukan kendaraan yang kerap terjadi di ruas jalan menuju bandara.

"Rekayasa penyesuaian akses jalan bandara ini diperuntukkan untuk mengatur dan mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas kendaraan bermotor di jalan akses bandara," jelas Communication & Legal Division Head Bandara Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi.

Dua titik u-turn pengganti kini ditempatkan di sisi barat dekat simpang AirNav untuk arah Patung Satria Gatotkaca serta di sisi timur depan Terminal Kargo Internasional, sementara arus keluar bandara dipastikan tetap normal.

Petugas telah melengkapi area tersebut dengan rambu penunjuk arah baru, marka jalan, serta pemasangan pita kejut, dan kebijakan ini akan terus dievaluasi secara berkala untuk menjamin kelancaran pengguna jalan.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.