Nexon Resmi Batalkan Proyek Gim Durango: Wild Lands, Penggemar Kecewa
Rencana kebangkitan gim survival MMORPG Durango: Wild Lands dipastikan batal total setelah pengembang Nexon mengumumkan penghentian resmi proyek penerusnya pada awal September 2026. Kabar ini langsung memicu kekecewaan mendalam dari komunitas pemain di seluruh dunia yang telah menantikan kembalinya waralaba bertema dinosaurus tersebut.
Gim aslinya sempat mencuri perhatian global sejak dirilis pada 2019 berkat mekanisme eksplorasi pulau liar dan sistem ekonomi antar-pemain yang unik. Sayangnya, berbagai kendala teknis memaksa server aslinya ditutup tidak lama setelah peluncuran perdana.
Harapan sempat kembali menyala ketika proyek baru bertajuk Project DX mulai dikembangkan oleh NEXON Games sejak akhir 2022. Namun, manajemen memutuskan untuk menyetop proyek tersebut setelah berjalan selama hampir empat tahun.
"Keputusan ini harus diambil akibat pembengkakan biaya pengembangan serta pergeseran fokus strategi portofolio perusahaan di pasar global," ujar perwakilan manajemen Nexon Games dalam laporan resminya.
Skala proyek yang memanfaatkan teknologi Unreal Engine 5 dinilai membutuhkan investasi sumber daya yang sangat masif dan berisiko tinggi. Penghentian ini sekaligus menjadikan Durango sebagai salah satu karya legendaris yang hilang di platform seluler.
Artikel Lainnya
Kejuaraan Piala Bupati Badung cabang olahraga Petanque yang berlangsung di Lapangan Parkir GOR Mengwi sukses melahirkan ...
Sebanyak 435 atlet taekwondo dari berbagai kabupaten dan kota di Bali ambil bagian dalam ajang Singaraja Open Taekwondo ...
Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp 114,12 miliar untuk bidang perhubungan pada tahun 2027....
Museum Subak mengenalkan kembali filosofi pertanian tradisional Bali melalui pemutaran film animasi berjudul Tenggala di...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi angin kencang yang melanda seluruh ...